Cara Memilih Tema Restoran
Ada banyak jenis konsep restoran yang berbeda untuk dipilih, ketika merencanakan restoran baru. Akan sulit untuk memutuskan konsep mana yang tepat untuk Anda. Sebelum Anda menetapkan satu konsep tertentu, pertimbangkan hal-hal berikut: siapa audiens Anda? Berapa kisaran harganya? Apakah Anda berpikir formal atau santai? Apakah Anda memiliki jenis makanan tertentu dalam pikiran bahwa Anda dapat membangun merek di sekitar? Berikut adalah delapan jenis konsep restoran yang berbeda, dari rantai makanan cepat saji hingga santapan lezat. Perlu diingat bahwa tema desain restoran Anda dapat mengaburkan batas antara konsep untuk menjadikannya unik.
01 - Fast Casual
02 - Gaya Keluarga
Gaya keluarga makan , juga dikenal sebagai gaya makan santai di Amerika Serikat, menawarkan makanan pembuka dengan harga sedang dari menu yang menampilkan campuran masakan klasik, individual dengan saus signature, dips atau masakan topping lainnya. Gaya makan kausal dapat berupa sejumlah tema, mulai dari barbekyu (Long Horns) hingga Americana (Ruby Tuesday's) hingga Meksiko (On the Border). Restoran bergaya kasual menawarkan layanan meja samping, hidangan non-sekali pakai, sambil tetap menyediakan menu dengan harga sedang. Pengaturan murah dan rendah.
03 - Fine Dining
Istilah Fine Dining mengingatkan semua jenis gambar, mulai dari taplak meja putih bersih hingga pelayan dalam tuksedo. Santapan mewah, seperti namanya, menawarkan pelanggan yang terbaik dalam hal makanan, layanan, dan atmosfer. Itu juga jenis restoran dengan harga tertinggi yang dapat Anda operasikan. Restoran makan yang baik biasanya unik, bahkan jika mereka dimiliki oleh orang atau perusahaan yang sama.
04 - Café atau Bistro
Kafe adalah restoran yang tidak menawarkan layanan meja. Pelanggan memesan makanan mereka dari counter dan melayani diri mereka sendiri. Menu kafe secara tradisional menawarkan hal-hal seperti kopi, espresso, kue kering, dan sandwich. Kafe-kafe berasal dari Eropa dan sangat terkait dengan Prancis. Mereka dikenal karena suasananya yang intim dan santai. Tempat duduk di luar ruangan adalah merek dagang lain dari kafe. Sebuah bistro mirip dengan kafe, karena makanannya sederhana, tarif dasar disajikan dalam suasana santai. Namun, di mana sebuah kafe hanya dapat menyajikan kopi, roti, dan kue kering, bistro dapat menawarkan seluruh makanan.
05 - Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji adalah restoran yang paling dikenal oleh kebanyakan orang. Rantai seperti McDonalds dan Burger King menjadi populer di tahun 1950-an, dan membantu menelurkan berbagai konsep lain seperti Taco Bell, KFC, dan In-n-Out Burger. Layanan makanan cepat saji menarik pelanggan untuk kecepatan, kenyamanan, dan harga murah. Restoran makanan cepat saji biasanya adalah rantai. Jika Anda berpikir untuk membuka waralaba makanan cepat saji, perlu diingat bahwa biaya awal waralaba lebih mahal daripada membuka restoran independen.
06 - Truk Makanan
Tren makanan yang populer di seluruh negeri adalah restoran makanan gergaji mobil . Manfaat truk makanan termasuk biaya rendah dan overhead yang rendah , menjadikannya salah satu cara mudah untuk membuka restoran baru. Keuntungan lain dari bisnis truk makanan termasuk mobilitasnya - dapat pergi ke tempat pelanggan berada. Ini juga membutuhkan lebih sedikit staf. Namun, truk makanan masih merupakan bisnis yang membutuhkan banyak pekerjaan dan perhatian - terutama dalam beberapa tahun pertama. Baca lebih lanjut tentang memulai bisnis truk makanan .
07 - Restoran Prasmanan
Sekitar sejak Abad Pertengahan, konsep prasmanan-makan telah bertahan dalam ujian waktu dan terus menjadi pilihan populer bagi banyak pelanggan restoran. Menurut definisi, prasmanan adalah makanan di mana para tamu melayani diri mereka sendiri dari berbagai hidangan yang diletakkan di atas meja atau bufet. Buffet restoran adalah salah satu jenis konsep restoran yang mencakup layanan swalayan dan katering. Jika Anda membuka restoran baru, Anda dapat menawarkan prasmanan untuk acara-acara khusus atau sebagai promosi restoran .
08 - Pop Up Restaurant
Seperti truk makanan, tren lain yang berkembang di industri perhotelan adalah restoran pop-up. Baca lebih lanjut tentang cara membuka restoran pop-up . Menurut survei National Restaurant Associations What's Hot, salah satu tren terbesar untuk 2012 adalah restoran pop up . Meski populer sekarang, restoran pop-up bukanlah konsep baru. Mereka berasal sebagai klub super pada 1960-an dan 1970-an. Restoran pop-up saat ini memiliki banyak tampilan dan fungsi yang berbeda. Mereka dapat muncul di tempat yang tidak mungkin, seperti gudang tua atau atap gedung. Daya pikat restoran pop-up adalah investasi minimal baik waktu dan uang.