Langkah 1 - Mengartikulasikan masalah dan tujuan penelitian: Riset pasar dimulai dengan definisi masalah yang harus dipecahkan atau pertanyaan yang harus dijawab.
Biasanya, ada beberapa pendekatan alternatif yang dapat digunakan untuk melakukan riset pasar.
Langkah 2 - Kembangkan rencana penelitian secara keseluruhan : Tugas tahap ini adalah menentukan cara yang paling manjur untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan.
Langkah 3 - Kumpulkan data atau informasi : Pada titik ini, Anda harus mempertimbangkan bagaimana Anda akan mendapatkan informasi (artinya, bagaimana peserta akan dihubungi apakah survei, panggilan telepon, wawancara satu lawan satu, dll.).
Langkah 4 - Analisis data atau informasi : Mengumpulkan volume informasi bisa sangat banyak. Pada tahap ini, Anda perlu mengatur data dan menyingkirkan apa yang tidak penting.
Langkah 5 - Presentasikan atau sebarluaskan temuan : Dari mengetahui audiensi Anda untuk mengetahui temuan apa yang dapat ditindaklanjuti, sebelum merilis temuan Anda, Anda perlu mengetahui temuan apa yang ingin Anda sebarkan.
Langkah 6 - Gunakan temuan untuk membuat keputusan : Karena konsumen eksternal dari riset pasar mungkin tidak menggunakan temuan secara akurat, tepat, atau lengkap, Anda perlu mempertimbangkan atribut dari riset pasar yang baik .
Alat Pendukung Keputusan Penelitian Pasar Kuantitatif
Metode statistik berikut akan membantu Anda mendapatkan dari A sampai Z dalam proses penelitian.
- Regresi Berganda - Prosedur statistik ini digunakan untuk memperkirakan persamaan dengan kesesuaian terbaik untuk menjelaskan bagaimana nilai dari variabel dependen berubah ketika nilai dari sejumlah variabel independen bergeser. Contoh riset pasar sederhana adalah estimasi yang paling sesuai untuk iklan dengan melihat bagaimana pendapatan penjualan (variabel dependen) berubah dalam kaitannya dengan pengeluaran untuk iklan, penempatan iklan, dan waktu iklan.
- Analisis Diskriminan - Teknik statistik ini digunakan untuk mengklasifikasikan orang, produk, atau benda lain menjadi dua atau lebih kategori. Riset pasar dapat menggunakan analisis diskriminan dalam sejumlah cara. Salah satu contoh sederhana adalah membedakan saluran iklan apa yang paling efektif untuk berbagai jenis produk.
- Analisis Faktor - Metode statistik ini digunakan untuk menentukan dimensi dasar yang paling kuat dari kumpulan variabel yang lebih besar yang saling berkorelasi. Dalam situasi di mana banyak variabel berkorelasi, analisis faktor mengidentifikasi hubungan mana yang paling kuat. Peneliti pasar yang ingin mengetahui kombinasi variabel (atau faktor) apa yang paling menarik untuk jenis konsumen tertentu, dapat menggunakan analisis faktor untuk mengurangi data menjadi hanya beberapa variabel.
- Analisis Cluster - Prosedur statistik ini digunakan untuk memisahkan objek ke dalam kelompok-kelompok tertentu yang saling eksklusif tetapi juga relatif homogen dalam konstitusi. Proses ini mirip dengan apa yang terjadi dalam segmentasi pasar ketika peneliti pasar tertarik pada kesamaan yang memfasilitasi pengelompokan konsumen menjadi segmen dan juga tertarik pada atribut yang membuat segmen pasar berbeda.
- Analisis Konjoin - Metode statistik ini digunakan untuk membongkar preferensi konsumen sehubungan dengan penawaran pemasaran yang berbeda. Dua dimensi yang menarik bagi peneliti pasar dalam analisis konjoin , fungsi utilitas yang disimpulkan dari masing-masing atribut, dan kepentingan relatif dari atribut yang disukai kepada konsumen.
- Multidimensional Scaling - Kategori ini mewakili konstelasi teknik yang digunakan untuk menghasilkan peta perseptual dari merek atau produk yang bersaing. Sebagai contoh, dalam skala multidimensi, merek ditampilkan dalam ruang atribut di mana jarak antara merek-merek merepresentasikan ketidaksamaan . Contoh skala multidimensi dalam riset pasar akan menunjukkan produsen kopi tunggal-saji dalam bentuk K-cups. Berbagai merek K-cup akan tersusun dalam ruang multidimensional dengan atribut seperti kekuatan panggang, jumlah versi rasa dan khusus, saluran distribusi, dan pilihan kemasan.