Manajemen vendor memungkinkan Anda membangun hubungan dengan pemasok dan penyedia layanan Anda yang akan memperkuat kedua bisnis. Manajemen vendor tidak merundingkan harga serendah mungkin tetapi terus bekerja dengan vendor Anda untuk mencapai kesepakatan yang akan menguntungkan kedua perusahaan.
01 - Berbagi Informasi dan Prioritas
Kunci untuk berhasil dalam manajemen vendor adalah berbagi informasi dan prioritas dengan vendor Anda. Itu tidak berarti Anda membuka buku-buku akuntansi dan memberi mereka ID pengguna dan kata sandi ke sistem Anda.
Praktik manajemen vendor yang sesuai hanya menyediakan informasi yang diperlukan pada saat yang tepat untuk memungkinkan vendor untuk melayani kebutuhan Anda dengan lebih baik. Ini mungkin termasuk informasi perkiraan yang terbatas, peluncuran produk baru, perubahan dalam desain dan ekspansi atau perubahan relokasi.
02 - Keseimbangan Komitmen dan Persaingan
Salah satu tujuan manajemen vendor adalah mendapatkan komitmen vendor Anda untuk membantu dan mendukung operasi bisnis Anda. Di sisi lain, vendor mengharapkan tingkat komitmen tertentu dari Anda. Itu tidak berarti bahwa Anda harus menerima harga yang mereka berikan secara membabi buta. Selalu dapatkan penawaran yang kompetitif.
03 - Izinkan Vendor Kunci untuk Membantu Anda Membuat Strategi
Jika vendor memasok bagian kunci atau layanan untuk operasi Anda, undang vendor tersebut ke rapat strategis yang melibatkan produk yang bekerja dengannya. Ingat, Anda membawa vendor karena mereka dapat membuat produk atau layanan lebih baik dan / atau lebih murah daripada yang Anda bisa. Mereka adalah ahli di bidang itu, dan Anda dapat memanfaatkan keahlian itu untuk mendapatkan keunggulan kompetitif .
04 - Membangun Kemitraan untuk Jangka Panjang
Manajemen vendor memprioritaskan hubungan jangka panjang atas keuntungan jangka pendek dan penghematan biaya marjinal. Vendor yang senantiasa berubah untuk menghemat uang di sini atau di sana akan menghabiskan lebih banyak uang dalam jangka panjang dan akan berdampak pada kualitas. Manfaat lain dari hubungan jangka panjang termasuk kepercayaan, perlakuan istimewa dan akses ke insider atau pengetahuan ahli.
05 - Berusaha Memahami Bisnis Vendor Anda Juga
Ingat, vendor Anda dalam bisnis untuk menghasilkan uang juga. Jika Anda terus-menerus bersandar pada mereka untuk memotong biaya, kualitas akan menderita, atau mereka akan gulung tikar. Bagian dari manajemen vendor adalah untuk menyumbangkan pengetahuan atau sumber daya yang dapat membantu vendor melayani Anda dengan lebih baik. Mengajukan pertanyaan dari vendor Anda akan membantu Anda memahami sisi bisnis mereka dan membangun hubungan yang lebih baik di antara Anda berdua.
06 - Bernegosiasi dengan Perjanjian Menang-Menang
Manajemen vendor yang baik menyatakan bahwa negosiasi diselesaikan dengan itikad baik. Carilah poin negosiasi yang dapat membantu kedua belah pihak mencapai tujuan mereka. Taktik negosiasi yang kuat hanya akan bekerja begitu lama sebelum satu pihak berjalan menjauh dari kesepakatan.
07 - Mari Bersama dalam Nilai
Manajemen vendor lebih dari sekadar mendapatkan harga terendah. Seringkali harga terendah juga membawa kualitas terendah. Manajemen vendor akan memfokuskan kualitas untuk uang yang dibayarkan. Dengan kata lain: nilai! Anda harus bersedia membayar lebih untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik. Jika vendor serius tentang kualitas yang mereka berikan, mereka tidak akan memiliki masalah yang menentukan detail kualitas dalam kontrak.
Baik Anda adalah perusahaan jutaan dolar atau bisnis kecil dengan beberapa karyawan, berikut adalah beberapa praktik terbaik manajemen vendor yang dapat digunakan oleh bisnis ukuran apa pun.