9 Cara Membuat Properti Sewa Lebih Aman

Menjaga Penyewa Anda Aman

Tidak ada yang ingin merasa tidak aman di rumah mereka sendiri. Penyewa mengandalkan tuan tanah mereka untuk menjaga properti seaman mungkin. Sebagai seorang tuan tanah, Anda ingin penyewa Anda mengetahui bahwa keamanan adalah prioritas utama bagi Anda . Berikut ini sembilan cara untuk membuat properti sewaan Anda lebih aman.

9 Cara Meningkatkan Keamanan

1. Pencahayaan yang Tepat:

Pencahayaan dapat menjadi salah satu cara termudah untuk mencegah kejahatan. Anda harus memiliki pencahayaan yang tepat terpasang di dalam dan di luar properti Anda.

2. Pintu Aman:

Anda ingin memastikan semua pintu masuk dan keluar dari properti dan dari apartemen penyewa dijamin dengan benar.

3. Secure Windows:

Pintu bukan satu-satunya cara penjahat dapat memasuki properti. Anda harus memastikan semua jendela ke properti aman juga.

.4. Penapisan Penyewa Menyeluruh :

Kejahatan dalam properti sewa tidak hanya dilakukan oleh orang luar. Kadang-kadang, penyewa adalah orang-orang yang melakukan tindakan kriminal, seperti perampokan, penyerangan, atau narkoba .

Melakukan pemeriksaan latar belakang pada semua penyewa dapat membantu Anda mengungkap jika individu memiliki masa lalu kriminal. Pemeriksaan ini dapat membantu Anda menentukan apakah penyewa merupakan ancaman terhadap keselamatan dan keamanan penyewa lain di properti.

5. Kamera Keamanan :

Untuk meningkatkan keamanan, Anda dapat mempertimbangkan untuk memasang kamera keamanan di properti sewaan Anda. Opsi ini mungkin lebih masuk akal jika properti sewaan Anda adalah multi-keluarga, sehingga lebih banyak penyewa akan mendapat manfaat dari biaya tambahan ini. Kamera-kamera ini dapat ditempatkan di depan pintu masuk properti, pintu belakang belakang properti, di area umum, di tangga, di lorong-lorong dan tempat lain yang Anda anggap perlu. Anda tidak dapat menempatkan kamera ini di apartemen penyewa.

6. Hapus Penghalang Dari Masuk:

Anda ingin memastikan tidak ada tempat bagi penjahat untuk bersembunyi di sekitar properti Anda.

Pastikan tidak ada penghalang di sekitar pintu masuk ke properti yang dapat mengancam keselamatan penyewa. Ini bisa termasuk memindahkan semak besar yang mungkin mengelilingi pintu dan menghalangi pandangan dari jalan.

7. Posting Nomor Darurat:

Anda harus memposting nomor darurat di belakang pintu penyewa dan di papan buletin area umum. Ini memungkinkan akses mudah jika mereka perlu melakukan panggilan cepat. Nomor darurat dapat mencakup nomor kepolisian setempat, pemadam kebakaran dan, tentu saja, nomor kontak darurat Anda.

8. Sistem Alarm:

Anda dapat memiliki sistem alarm keamanan, seperti ADT, terhubung ke semua apartemen. Penyewa dapat memutuskan apakah dia ingin benar-benar membayar biaya bulanan dan berlangganan ke layanan pemantauan.

9. Petugas Keamanan:

Opsi ini hanya masuk akal jika Anda memiliki kompleks properti yang lebih besar, misalnya, 25 unit atau lebih. Akan sangat konyol untuk menyewa seorang penjaga keamanan untuk memantau properti dua unit. Melihat kehadiran seorang penjaga keamanan dapat membantu menghalangi kegiatan kriminal dan meningkatkan keselamatan di properti Anda.