Sebagai individu, kita semua memiliki peeves kecil kita sendiri. Apa yang dapat mematikan satu pelanggan mungkin tidak mengganggu pelanggan lainnya. Sebagai pengecer, kami tidak bisa mematikan satu pelanggan dan gambar adalah segalanya. Menjaga toko kami tetap rapi dan bersih tidak hanya mudah dilakukan; ini umumnya merupakan cara murah untuk menarik pelanggan dan menciptakan suasana toko yang menyenangkan . Lihatlah sekeliling toko ritel Anda. Apakah ada situasi berikut ini? Berikut adalah kiat tentang cara menarik pelanggan dan menghindari mematikan pelanggan.
01 - Kamar Mandi Kotor
Pet pelet pelanggan ini jelas layak mendapat tempat nomor satu di daftar ini. Toilet toko ritel harus selalu berkilau bersih, apakah terbuka untuk umum atau tidak. Pastikan untuk menyimpan kamar mandi dengan banyak produk kertas, sabun, tempat sampah, dan bersihkan setiap hari. 02 - Ruang Ganti berantakan
Menjaga area ruang ganti bebas dari gantungan, label, dan kemasan kosong yang dibuang tidak hanya menciptakan tampilan toko yang rapi, tetapi juga merupakan langkah yang baik untuk mencegah kerugian. Lihatlah dengan cepat barang-barang di luar tempat setelah setiap pelanggan menggunakan ruang ganti. 03 - Musik Keras
Memutar musik di toko ritel dapat membantu menciptakan suasana tertentu bagi pembeli kami. Musik yang terlalu keras, tidak pantas atau berkualitas buruk dapat menjalankan pengalaman belanja yang positif. 04 - Tanda Tangan Tulisan Tangan
Di era teknologi ini, tidak ada alasan untuk menampilkan tulisan tangan. Terlalu mudah untuk mencetak tanda dari komputer kita atau menggunakan tanda-tanda pra-cetak. Tanda-tanda yang dicetak hanya terlihat lebih profesional dan tanda-tanda dengan tulisan tangan yang sulit dibaca dapat menjadi penghalang bagi pelanggan. 05 - Lantai Berwarna atau Ubin Langit-Langit
Memang benar, kecelakaan terjadi. Namun, pelanggan kami tidak perlu melihatnya. Karpet kotor, lantai bernoda dan ubin langit-langit yang jelek dapat mematikan banyak pembeli. Menyapu, menyedot debu dan mengepel harus dilakukan secara teratur. Pertimbangkan untuk menyewa kru pembersih profesional untuk memoles lantai ubin. Ganti bagian yang bernoda karpet dan ubin langit-langit jika memungkinkan. 06 - Pencahayaan Terbakar atau Buruk
Ganti semua bola lampu yang terbakar sesegera mungkin. Pastikan semua area pelanggan di toko memiliki pencahayaan yang cukup dan pertimbangkan pembeli dengan penuaan atau penglihatan yang kurang sempurna. Toko Anda harus diterangi dengan baik untuk semua pelanggan. 07 - Bau Ofensif
Pelanggan mengerti jika mereka mengunjungi halaman rumput dan kebun mereka harus berurusan dengan bau pupuk. Hal yang sama berlaku untuk pembeli toko pasokan pakan. Bau tertentu dapat dimengerti dan bahkan mungkin menarik bagi indera penciuman pelanggan. Namun, pembeli tidak ingin mencium makan siang karyawan yang melayang di toko. Gunakan penetralisir untuk melawan segala bau yang menyengat. 08 - Crowded Aisles
Konsumen menyukai pilihan tetapi tidak jika itu berarti mengorbankan kenyamanan saat berbelanja. Pastikan toko Anda dirancang untuk memungkinkan ruang yang cukup di antara gang dan jauhkan trotoar bebas dari barang dagangan. Ruang yang sempit dapat merusak pengalaman belanja dan mematikan pelanggan. 09 - Konter Checkout Tidak Teratur
Setumpuk gantungan baju, barang dagangan yang dikembalikan dan area kerja yang tidak rapi di belakang kasir merupakan pelanggan besar. Area khusus ini di mana transaksi keuangan pelanggan berlangsung seharusnya tidak menunjukkan tanda-tanda disorganisasi. Seperti kamar ganti yang berantakan, meja kasir yang tidak teratur dapat menyebabkan pencurian. Jagalah agar area register tetap rapi dan rapi. 10 - Kurangnya Keranjang Belanja / Keranjang
Toko ritel jenis Anda mungkin tidak memerlukan keranjang belanja atau toko Anda mungkin terlalu kecil, tetapi tidak ada satu jenis pengecer yang tidak memerlukan setidaknya semacam keranjang belanja. Jika Anda berharap pelanggan membeli lebih dari satu barang di toko Anda, pastikan Anda memiliki persediaan keranjang atau keranjang belanja yang cukup.