Pelajari Cara Mengamankan Bangunan dan Properti Anda

Keamanan Fisik membahas tindakan yang dapat Anda ambil untuk melindungi bangunan, properti, dan aset terhadap penyusup. Saat merancang program keamanan fisik, tiga level yang perlu Anda lindungi adalah perimeter luar Anda, perimeter bagian dalam, dan interior Anda. Jika Anda dapat menerapkan dua atau tiga bentuk keamanan di setiap tingkat, maka Anda kemungkinan besar akan memiliki sistem keamanan fisik yang efektif.

Keamanan Bagian Luar

Batas luar properti Anda ditentukan oleh garis properti Anda yang sebenarnya. Dalam mengamankan batas luar, tujuan Anda adalah mengendalikan siapa yang dapat berjalan atau berkendara ke properti Anda. Salah satu bentuk perimeter keamanan yang lebih ekstrim adalah pagar kawat berduri dengan gerbang yang dilindungi oleh penjaga bersenjata. Dalam kasus lain, lindung nilai sederhana mungkin cukup. Dalam memutuskan jenis perimeter keamanan yang akan diterapkan, Anda perlu mempertimbangkan risiko penyusup memasuki properti Anda dengan biaya tindakan pengamanan fisik yang tersedia.

Dua konsep keamanan yang terlibat dalam keamanan perimeter adalah Natural Access Control dan Territorial Reinforcement.

Kontrol Akses Alami

Penjahat ingin merasa bahwa mereka memegang kendali saat mereka memasuki dan keluar dari suatu area. Ketika mereka memegang kendali, mereka memiliki persepsi risiko yang rendah, karena mereka percaya bahwa mereka dapat bergerak tanpa disadari. Namun, rasa kendali ini dapat ditolak dengan membatasi dan dengan jelas menandai pendekatan terhadap bangunan dan properti, sehingga menyalurkan pengunjung ke area yang ditentukan.

Kontrol Akses Alami adalah penggunaan fitur bangunan dan lansekap untuk memandu orang ketika mereka memasuki dan keluar dari ruang. Ketika menerapkan Kontrol Akses Alami, baik pintu masuk maupun keluar harus dipertimbangkan. Anda tidak hanya ingin mencegah penyusup, tetapi Anda juga ingin menutup setiap rute pelarian potensial.

Penguatan Teritorial

Tujuan Penguatan Teritorial adalah untuk mencegah masuk yang tidak sah dan untuk menciptakan perbedaan yang jelas antara properti publik dan pribadi. Perbedaan ini penting karena dua alasan: penghuni yang sah memiliki rasa kepemilikan dan akan memperhatikan orang-orang yang bukan anggota; penyusup, di sisi lain, akan memiliki waktu yang sulit membaur. Penguatan Teritorial bukanlah hal yang sama seperti keamanan perimeter, tetapi tujuan keduanya sama: menjaga penyusup dari properti Anda.

Keamanan Perimeter Batin

Perimeter bagian dalam Anda terdiri dari pintu, jendela, dan dinding bangunan Anda. Melindungi perimeter bagian dalam Anda biasanya dilakukan dengan kunci , kunci , dan sistem alarm. Tujuan kunci dan kunci adalah untuk mencegah penyusup keluar. Sistem kontrol akses elektronik juga merupakan alat yang berguna untuk mengontrol aliran lalu lintas ke dalam perimeter Anda. Akhirnya, sistem alarm memperingatkan Anda ketika perimeter dilanggar. Ketika merancang sistem keamanan perimeter, berhati-hatilah untuk tidak kehilangan kendali kunci Anda. Jika orang yang tidak berwenang dapat membuat salinan kunci Anda tanpa sepengetahuan Anda, maka Anda memiliki kelemahan keamanan yang serius.

Keamanan Interior

Keamanan interior adalah tingkat keamanan terakhir Anda dan terdiri dari bagian dalam bangunan Anda.

Kamera keamanan adalah alat yang efektif untuk memantau interior bisnis Anda serta merekam bukti kejahatan untuk penyelidikan nanti. Anda dapat melindungi interior Anda dengan detektor gerak yang akan merasakan kehadiran penyusup, penjaga keamanan, dan marsel lantai relawan. Sistem kontrol akses elektronik juga dapat digunakan untuk mengontrol aliran lalu lintas di dalam fasilitas Anda dan mencegah orang yang tidak berwenang untuk mendapatkan akses ke kawasan lindung.

Kesimpulan

Meskipun banyak cara untuk menyediakan perimeter dan keamanan interior yang tumpang tindih (misalnya, penjaga keamanan dan kamera dapat melindungi perimeter atau interior Anda), berpikir dalam tiga tingkat ini, dan mencoba menerapkan dua atau tiga tindakan keamanan fisik di setiap tingkat, akan membantu Anda menerapkan tindakan pengamanan fisik yang tepat.