Pelajari fakta mengapa organik lebih baik untuk Anda ... dan lingkungan
Mulailah meneliti organik, dan Anda akan melihat banyak perdebatan tentang segala hal mulai dari konten nutrisinya hingga kemampuan mereka untuk memberi makan dunia. Jika Anda baru di pasar organik, Anda akan dimaafkan jika Anda merasa seolah-olah itu terlalu berlebihan.
Mempelajari fakta-fakta tentang organik (sebagai lawan dari mitos umum) dapat membantu Anda menjadi pembelanja yang lebih terinformasi. Berikut adalah ikhtisar delapan mitos organik teratas, ditambah fakta-fakta pada masing-masing.
01 - Makanan Organik Tidak Sehat
Namun, kandungan nutrisi (meskipun jelas penting untuk kesehatan yang baik) sebenarnya bukan hal yang paling penting ketika datang ke perdebatan organik vs konvensional yang sedang berlangsung. Yang paling penting adalah kandungan pestisida.
Inilah fakta cepat: Pestisida adalah racun yang dirancang untuk membunuh sesuatu. Ada pestisida yang dirancang untuk membunuh serangga, hewan yang lebih besar, rumput liar, dan banyak lagi, tetapi semuanya dibuat untuk membunuh. Tanyakan pada diri Anda: Apakah makan racun lebih sehat, atau tidak makan racun? Nutrisi samping, mengapa makan zat yang dirancang khusus untuk membunuh hidup ketika opsi bebas racun lainnya tersedia?
02 - Pestisida Tidak Semua Itu Buruk
Bahkan, pertimbangkan ini: DDT adalah pestisida organoklorin yang semua orang anggap aman, tetapi ternyata, DDT benar-benar berbahaya dan dilarang pada tahun 1972. Dengan pemikiran ini, Anda akan berpikir bahwa DDT akan lenyap. Namun, efek DDT begitu kuat sehingga masih muncul di tubuh orang-orang hari ini, termasuk pada orang yang lahir setelah DDT dilarang. Pestisida tahan lama ini juga masih ditemukan di alam, di dalam tanah dan sistem air.
Selain itu, limpasan dari pestisida yang digunakan di pertanian atau selama produksi diketahui membunuh hewan, tumbuhan, pohon dan menyebabkan polusi. Pada manusia, pestisida menyebabkan banyak masalah kesehatan.
03 - Makanan Organik Terlalu Mahal
Selain itu, makanan konvensional memiliki beberapa biaya tersembunyi, seperti biaya kesehatan yang berkaitan dengan masalah yang disebabkan oleh pestisida dan biaya membersihkan lingkungan setelah kita melepaskan bahan kimia dan pestisida.
04 - Natural, Free Range, dan Lokal Seting Organik
Produk organik yang diberi label dengan segel organik USDA harus ditanam dan diproses di bawah aturan ketat. Label lain tidak memiliki aturan yang sama dan sering, tidak ada aturan sama sekali. Minus satu pengecualian besar ( perawatan tubuh organik ), label organik, ketika dilihat pada suatu produk, jauh lebih dapat dipercaya daripada makanan dan label produk lainnya.
05 - Pertanian Organik Tidak Bisa Memberi Makan Dunia
Percobaan Sistem Pertanian, yang merupakan penelitian terpanjang yang pernah dilakukan pada organik, menunjukkan bahwa organik dapat memberi makan dunia sambil memberikan manfaat lingkungan makanan konvensional tidak bisa.
06 - Makanan Organik Tidak Merasa Lebih Baik
Sebagian masalah mungkin berkaitan dengan preferensi pribadi, dan sebagian mungkin berkaitan dengan fakta bahwa orang membeli barang organik ketika mereka harus membeli makanan lokal yang lebih dekat ke rumah. Makanan apa pun yang duduk di truk atau pesawat selama berhari-hari tidak akan terasa sebagus lokal.
Saya sudah makan organik selama bertahun-tahun, dan saya bisa tahu bedanya. Salah satu contoh mudah yang baik adalah saus tomat. Ambil sebotol biasa dan organik dan cobalah keduanya. Anda akan melihat perbedaannya.
07 - Organics Tidak Bahkan Ramah Lingkungan
Yang sedang berkata, makanan organik, pada umumnya, lebih ramah lingkungan daripada makanan konvensional. Organik, karena standar khusus memiliki beberapa manfaat lingkungan yang sangat spesifik .
08 - Organik Apakah Hanya Hype Pemasaran
Perhatikan semua mitos di atas, dan Anda akan melihat bahwa organik lebih dari sekadar hype pemasaran sederhana.