Beberapa toko yang terletak di mal atau bangunan lain mungkin kekurangan jendela, tetapi jangan putus asa. Ada banyak tempat di seluruh toko untuk membuat tampilan yang indah.
Pertama, berdiri di ambang toko Anda. Itu adalah ambang pintu. Biasanya, Anda langsung masuk ke toko Anda dan tidak memperhatikan. Berdiri di tempat Anda berdiri tegap dan lihat apa yang dilihat pelanggan Anda. Apa yang kamu lihat? Apa yang menarik perhatian Anda? Mungkin itu adalah gambar yang bagus (tampilan cantik) atau hal buruk (sampah atau rak kosong.) Lihatlah arus lalu lintas di toko Anda. Apakah ada area yang merupakan titik fokus bagi pelanggan?
Kota Anda mungkin memiliki perorangan atau perusahaan merchandising visual yang dapat Anda sewa untuk mendandani jendela Anda, tetapi jika Anda peduli dengan penghematan uang, tips berikut akan membantu Anda membuat tampilan yang menarik.
Kotak Alat Tampilan Visual
Sebelum merancang tampilan produk, kumpulkan kotak alat tampilan visual untuk tetap di tangan. Dengan memiliki semua barang ini di satu lokasi, itu akan menghemat waktu dalam menyiapkan layar.
- Gunting, Stapler, Pita Dua Sisi, Pin
- Lem panas dan lem
- Pancing Monofilamen
- Pita pengukur
- Pisau Cukur / Pisau Utilitas
- Toolkit dengan Palu, Kuku, Obeng, Sekrup
- Notepad, Pensil, Marker
- Signage , Sign Holder
- Pembersih Kaca / Handuk Kertas
- Alat Peraga (Barang Non-Barang)
Luangkan waktu untuk merencanakan tampilan. Pertimbangkan apa yang ingin Anda capai, kembangkan anggaran dan tentukan tema sentral.
Anda bahkan mungkin ingin membuat sketsa tampilan Anda di atas kertas. Kumpulkan kotak alat tampilan visual Anda, barang dagangan, dan semua alat peraga. Pastikan semua bahan dan lokasi (tabel, jendela, rak) bersih. Pilih waktu yang lambat hari itu atau buat tampilan setelah jam kerja. Dalam pengalaman saya, melakukan display selama jam buka menciptakan energi di toko.
Elemen Merchandising Visual Efektif
- Saldo: Asimetris daripada keseimbangan simetris dengan tampilan.
- Ukuran Objek: Tempatkan objek terbesar pada tampilan pertama.
- Warna: Membantu mengatur suasana hati dan perasaan.
- Focal Point: Di mana produk dan alat peraga / papan nama dan latar belakang bersatu.
- Pencahayaan: Haruskah titik fokus aksen, jika memungkinkan.
- Signage : Satu elemen yang sering saya lihat luput adalah signage . Itu bisa membuat atau menghancurkan layar.
- Kesederhanaan: Kurang lebih tahu kapan harus berhenti dan jangan menambahkan terlalu banyak item.
Setelah layar selesai, tambahkan tanda yang sesuai. Ambil foto layar dan simpan catatan penjualan produk selama keberadaan layar. Simpan informasi Anda dalam folder file untuk referensi mudah. Dengan mendokumentasikan keberhasilannya, Anda dapat membuat ulang tampilan tahun depan, atau jika jepit, Anda dapat memastikan bahwa Anda tidak mengulang kesalahan yang sama.
Libatkan karyawan Anda.
Mereka memiliki beberapa ide bagus. Hubungkan tampilan Anda ke pemasaran dan iklan Anda. Dengan ini, maksud saya melakukan tampilan yang berkoordinasi dengan iklan saat ini. Gunakan alat peraga untuk mengatur suasana hati. Misalnya, di toko sepatu saya, kami biasa menaruh pasir dan kerang di atas meja dengan sandal jepit. Atau di musim gugur, kami menaruh sekeranjang daun dan apel dengan sepatu hiking. Dengan menggunakan alat peraga ini, kami terhubung ke banyak indera dari pelanggan, bukan hanya mata. Pasir dan apel membuat para pelanggan membayangkan diri mereka di pantai atau mendaki gunung. Sentuhan ditambahkan ini pasti meningkatkan penjualan kami. Dan mereka murah dan mudah.
Seperti halnya aspek ritel lainnya, membuat tampilan yang menarik membutuhkan sedikit keterampilan dan banyak trial and error. Ketika toko Anda berubah, begitu juga peluang Anda untuk menampilkan visual.
Tetaplah bekerja dalam merancang cara yang menarik dan inovatif untuk membuat toko ritel Anda menguntungkan melalui merchandising visual. Intinya - layar adalah karyawan termurah di planet ini. Dapat menjual barang dagangan untuk Anda jika Anda melakukannya dengan benar. Dan itu tidak memerlukan gaji atau tunjangan dan tidak pernah menelepon dalam keadaan sakit. Yah, selama itu terus begini.