Kepatuhan, Keamanan, Akuntabilitas

Bagaimana pengaruh CSA terhadap Pengemudi dan Operator Komersial?

Federal Motor Carrier Safety Administration (FMCSA) bertanggung jawab atas keamanan kendaraan bermotor komersial. Sebagai hasil dari analisis dan penelitian tentang keselamatan kendaraan, FMCSA mengembangkan Compliance, Safety, Accountability (CSA) untuk melihat bagaimana data dikumpulkan, dilaporkan, dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan keselamatan untuk kendaraan bermotor komersial (CMV). Langkah-langkah CSA mencakup perusahaan truk, pengemudi, dan pengirim yang menyewa pihak ketiga untuk memindahkan barang.

Bahkan, CSA mencakup setiap entitas yang dengan satu atau lebih kendaraan lebih dari 10.000 lbs yang melakukan perjalanan antarnegara atau memiliki kendaraan yang membawa bahan berbahaya di dalam negara.

Model Kepatuhan dan Penegakan

CSA memiliki model tiga bagian untuk kepatuhan dan penegakan. Ini termasuk pengukuran, evaluasi, dan intervensi.

Pengukuran
CSA mengumpulkan dan melaporkan data keamanan mengenai kendaraan bermotor komersial setiap bulan. Data termasuk pelanggaran keamanan dan statistik kecelakaan. Berdasarkan angka-angka CSA menghitung kemungkinan statistik kecelakaan. Menggunakan data kinerja keselamatan di jalan, CSA mengklasifikasikannya ke dalam tujuh kategori, yang disebut Analisis Perilaku dan Kategori Peningkatan Keselamatan (BASIC's). Kategori-kategori ini termasuk mengemudi yang tidak aman, perawatan kendaraan, kargo yang terkait, indikator kecelakaan, mengemudi lelah, kebugaran pengemudi, dan zat yang dikendalikan. Setiap operator memiliki peringkat DASAR yang bisa dari 1 hingga 10; pelanggaran paling parah adalah ketika rating mendekati 10.

Angka yang diberikan kepada operator tergantung pada jumlah pelanggaran, seberapa parah keparahannya, dan kapan pelanggaran terjadi.

Evaluasi
CSA menggunakan Sistem Pengukuran Keamanan (SMS) untuk mengukur kinerja keselamatan bagi operator, dan digunakan untuk memantau kepatuhan operator. SMS melihat data historis dari inspeksi, pelanggaran, dan intervensi operator.

Ini mengidentifikasi operator mana yang memerlukan intervensi berdasarkan data historis.

Intervensi
Berdasarkan evaluasi Sistem Pengukuran Keselamatan, masing-masing negara bagian atau FMCSA dapat mengidentifikasi operator mana yang memerlukan intervensi. FMCSA menggunakan intervensi untuk mengedukasi operator tentang masalah keamanan sehingga operator dapat mengambil tindakan sebelum penalti diberlakukan. Ada tiga jenis intervensi; kontak awal, investigasi, dan tindak lanjut.

Ringkasan

CSA adalah alat yang ampuh yang dapat digunakan FMCSA untuk meningkatkan keselamatan semua kendaraan bermotor komersial.

Data keselamatan yang dilaporkan menjadi bagian dari peringkat keamanan operator dan yang menunjukkan operator mana yang memiliki catatan keamanan yang lebih baik daripada yang lain. Dengan menggunakan alat di CSA, operator dapat meningkatkan peringkat keamanan mereka dan menghindari intervensi dari FMCSA.

Diperbarui oleh Gary Marion, Ahli Logistik dan Rantai Pasokan.