Kiat untuk Meningkatkan Kehadiran Acara Perusahaan Anda
Langkah paling penting untuk mengatasi ketakutan tentang kurangnya kehadiran di suatu acara atau untuk meningkatkan daftar RSVP adalah untuk mengenali bahwa orang-orang benar-benar menikmati menghadiri seminar yang diadakan dengan baik dan acara lainnya. Dengan menghadiri pertemuan bisnis, peserta mendapat kesempatan untuk mempelajari informasi baru dan berinteraksi dengan rekan dan pemimpin di bidangnya. Tetapi pertemuan yang paling sukses melampaui intisari bertutur bintang dan presentasi yang menginspirasi; mereka menciptakan lingkungan yang hangat dan ramah untuk semua orang - yang membuat mereka lebih menyenangkan. Inilah bagaimana Anda dapat merencanakan acara bisnis yang menyenangkan yang akan menarik jumlah pemilih yang besar.
01 - Buat Agenda yang Luar Biasa
- 8:00 pagi Kedatangan dan Sarapan
- 8:45 Pesan Selamat Datang
- 09:00 Keynote Speaker
- 10:00 istirahat
- 10:15 Diskusi Panel
- 11:30 Menutup Keterangan
02 - Sensitif terhadap Kalender dan Jam
- Peserta lebih menyukai jadwal pagi untuk seminar
- Peserta lebih menyukai acara penghargaan segera setelah bekerja
- Hari Selasa dan Kamis adalah hari-hari pertemuan yang populer
- Hindari mengadakan pertemuan pada hari Jumat jika memungkinkan
- Hindari menjadwalkan pertemuan pada hari libur dan menjelang liburan
- Peka terhadap persyaratan perjalanan peserta untuk acara tersebut
Sama pentingnya adalah membangun reputasi untuk mulai tepat waktu dan selesai tepat waktu - terutama untuk acara tahunan atau berulang.
03 - Identifikasi Lokasi Unik dan Nyaman
- Pilih tempat yang dekat dengan mayoritas peserta
- Pilih tempat di mana peserta akan menikmati diri mereka sendiri
- Pilih tempat yang berpengalaman dalam menyelenggarakan acara serupa
Untuk tips lebih lanjut tentang memilih tempat, pastikan untuk memeriksa Panduan Perencana Acara untuk Perencanaan Tempat .
04 - Menyusun Daftar Tamu yang Tepat
Rapat bisnis, konferensi, atau seminar tidak boleh dipandang sebagai upaya surat langsung dengan tingkat RSVP 1-3%. Saya lebih suka melatih klien untuk membuat daftar peserta yang ditargetkan secara spesifik - orang-orang yang benar-benar ingin mereka hadiri dengan tingkat RSVP 50% atau lebih baik.
Pemikiran akhir tentang peserta: Cobalah untuk mengundang orang-orang dari peringkat dan pengalaman serupa ke pertemuan.
05 - Undang, Undang, Undang!
Sangat penting untuk menghasilkan kegembiraan di sekitar acara. Undangan cetak tradisional sesuai, tetapi menjadi norma untuk juga melihat ke email dan bahkan media sosial tergantung pada audiens Anda. Coba pendekatan ini:
- Sebutkan acara untuk tamu yang Anda atau tim Anda kenal secara pribadi sebelum mengirim undangan.
- Kirim menyimpan tanggal awal dalam proses perencanaan (kertas atau elektronik).
- Kirim undangan terperinci, termasuk sorotan agenda (kertas atau elektronik) dengan permintaan RSVP.
- Teruskan undangan terperinci lagi dengan catatan yang dipersonalisasi untuk teman-teman atau kenalan pribadi (elektronik). *
- Tindak lanjuti dengan tamu yang dikonfirmasi satu hingga dua hari sebelum acara yang dijadwalkan (elektronik atau melalui telepon).
* Anda juga dapat memilih untuk secara resmi memanggil tamu dan memperpanjang undangan pribadi ke acara tersebut.
06 - Jangan Meremehkan Kekuatan Undangan Pribadi
Untuk beberapa acara, dapat membantu untuk berbagi tanggung jawab ini. Daftar tamu acara sering disusun dari daftar kontak yang dikelola oleh berbagai individu, dan orang-orang yang memiliki hubungan paling dekat dengan para undangan harus menyampaikan undangan langsung kepada tamu mereka sendiri.
07 - Membentuk Reputasi untuk Menyampaikan Program-Program Unggul
Kuncinya di sini adalah untuk membantu klien Anda membangun reputasi untuk memberikan program bisnis yang sangat baik. Sesederhana itu, jika seseorang menikmati menghadiri acara terakhir Anda, dia lebih mungkin menghadiri program di masa depan - dan mungkin bahkan membawa seorang teman atau kolega.
08 - Kirim Komunikasi Menindaklanjuti dan Terima Para Hadirin
Ucapan terimakasih dan komunikasi lanjutan adalah sesuatu yang sering diabaikan oleh banyak organisasi, tetapi mereka yang tidak memetik manfaatnya.