Kelompok fokus adalah tipe wawancara dan sepertinya akan mudah dilakukan. Tetapi kenyataannya adalah keberhasilan kelompok fokus sangat tergantung pada keterampilan moderator diskusi. Untuk seseorang dalam posisi memilih moderator untuk grup fokus , atribut berikut ini adalah indikator penting untuk memandu pemilihan seorang moderator. Calon kelompok fokus prospektif harus menunjukkan keterampilan dan atribut berikut:
- Memiliki pengalaman memfasilitasi proses kelompok dan merasa nyaman dalam berbagai macam dinamika kelompok.
- Mampu menerapkan tingkat kontrol yang tidak mengganggu terhadap peserta kelompok fokus.
- Memperlihatkan keingintahuan otentik tentang topik diskusi dan tentang sudut pandang dan persepsi peserta kelompok fokus.
- Menunjukkan rasa hormat terhadap kebijaksanaan dan pengetahuan peserta kelompok fokus.
- Memiliki pengetahuan yang memadai tentang topik diskusi untuk melakukan tindak lanjut yang efektif dan secara konstruktif membingkai komentar peserta.
- Telah menguasai keterampilan komunikasi tertulis dan lisan yang jelas dan tepat.
- Berlatih disiplin diri dan detasemen emosional dari komentar peserta.
- Memiliki sikap ramah dan menunjukkan selera humor yang lembut dan sensitif.
Kembangkan Gaya Pribadi atau Asumsikan Peran Moderator
Sebagian besar moderator memiliki gaya yang disukai dan dipraktekkan dari kelompok fokus moderat. Tetapi beberapa moderator dapat mengambil peran moderator yang berbeda yang memberikan suasana atau gaya tertentu yang memengaruhi cara peserta kelompok fokus berbagi informasi dalam kelompok.
Peran moderator juga berdampak pada bagaimana peserta diskusi kelompok fokus berhubungan dengan moderator, yang dapat mengatasi banyak masalah yang mungkin dimiliki peserta dengan satu sama lain atau dengan topik diskusi. Beberapa gaya moderator kelompok fokus dijelaskan di bawah ini:
- Sangat sering, moderator ini memiliki keahlian yang cukup besar dalam suatu topik. Tujuan dari moderator ini adalah untuk memperoleh kebijaksanaan para peserta dengan mengajukan pertanyaan yang tepat hanya dengan cara yang benar.
- Konsultan yang Ditugaskan: Moderator ini memimpin kelompok fokus dengan cara seorang konsultan yang telah ditugaskan untuk menghasilkan hasil yang penting bagi klien. Moderator ini akan terampil dalam memimpin diskusi kelompok dan akan memiliki pengetahuan yang kuat tentang topik yang menarik bagi perusahaan.
- Cross-Examiner: Moderator ini sangat terampil dalam menantang peserta untuk membenarkan atau memperkuat kontribusi mereka. Ketepatan waktu dan keterampilan komunikasi yang kuat diperlukan dari para moderator yang mengambil peran ini. Ini terutama berlaku jika posisi sudut pandang salah satu peserta terhadap perspektif peserta lain.
- Seorang moderator yang menggunakan pendekatan ini tercerahkan, bukan dalam arti sebenarnya dari kata seperti yang digunakan dalam Zen, tetapi dalam hal rasa keterbukaan dan rasa ingin tahu yang dapat dibawa oleh seorang pemula ke suatu bidang yang jelas merupakan situasi pembelajaran.
- Posisi ini bisa sulit untuk mencapai sukses dalam kelompok fokus di mana peserta memiliki status elit atau berpendidikan tinggi.
- Membingkai kelompok fokus menjadi proses terbuka yang tidak terjebak dalam asumsi tradisional tentang suatu topik dapat membantu peserta kelompok fokus menjadi lebih transparan, kurang dijaga, dan lebih partisipatif.
- Peran moderator ini diasumsikan ketika peserta kelompok fokus menjadi terpolarisasi, untuk satu alasan atau lainnya. Dalam peran ini, moderator memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mengekspresikan pendapat mereka dan bahwa suara orang lain dihormati.
- Psikolog: Dengan pengaruh motivasi psikologis pada perilaku konsumen salah satu target utama riset pasar, seorang moderator yang ahli dalam menggali preferensi atau posisi yang sering tidak disadari ini dapat menjadi aset yang kuat bagi tim riset pasar.
- Salah satu kekuatan khusus dari para moderator yang berfungsi dalam peran ini adalah menangkap dan menganalisis komentar yang sebaliknya akan diterima pada nilai-muka. Dengan asumsi peran moderator ini memerlukan kemampuan untuk bertanya "Mengapa?" dan bagaimana?" dan "Untuk apa?" pertanyaan dengan mulus.
- Seorang moderator dapat memilih untuk merekam komentar peserta kelompok fokus dan kesimpulan umum di mana mereka tiba di flip chart. Seringkali, pertanyaan-pertanyaan ditulis di bagian atas halaman flipchart dan komentar-komentar direkam secara terus-menerus saat diskusi berlangsung.
- Keuntungan dari proses ini adalah bahwa ia menyampaikan struktur diskusi, memetakan perkembangan diskusi kelompok fokus, dan memastikan kesempatan bagi peserta untuk menangkap kembali dan merevisi pernyataan.
- Kerugiannya termasuk waktu tunggu yang dikenakan pada peserta kelompok fokus saat penulisan berlangsung, dan peran pemimpin-fasilitator yang dibawakan oleh perekam berdiri - sebuah dinamika yang dapat membuat diskusi kelompok fokus menjadi kurang kolaboratif, informal, dan mengalir.
Moderator Harus "Hadir" dalam Diskusi Kelompok Fokus
Tanpa menghiraukan peran atau peran yang menjadi fokus para moderator kelompok, selama proses kelompok fokus yang sebenarnya, para moderator harus mempersiapkan diri mereka secara mental seperti seorang atlet atau profesor. Tujuannya adalah untuk mencapai keadaan pikiran yang bebas dari pemikiran yang mengkhawatirkan dan memungkinkan moderator untuk hadir dalam diskusi, mendengarkan secara mendalam, berpikir dengan hati-hati, dan bereaksi dengan cepat kepada peserta kelompok fokus saat mereka mengubah suasana hati dan arah selama perjalanan sesi.
> Sumber:
> Krueger, RA (1994) Kelompok Fokus: Panduan Praktis untuk Riset Terapan (edisi ke-2) Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
> Byers, PY dan Wilcox, JR (1991, Musim Dingin). Focus Groups: Peluang Kualitatif bagi Peneliti. Jurnal Komunikasi Bisnis, 28 (1).