Leasing vs Membeli Mobil Perusahaan
Tidak ada rumus ajaib untuk membuat keputusan untuk menyewa dan membeli mobil perusahaan. Setiap situasi bisnis berbeda. Berikut ini daftar singkat pertimbangan:
- Panjang kepemilikan. Salah satu faktor terpenting dalam penyewaan mobil perusahaan adalah berapa lama Anda akan memiliki mobil. Sebagian besar pemilik bisnis dan karyawan menempatkan banyak mil di mobil, dan Anda mungkin akan ingin mengubahnya lebih cepat daripada nanti, jadi itu berarti sewa mungkin merupakan kesepakatan yang lebih baik.
- Jarak tempuh adalah biaya yang penting dan harus diperhitungkan. Mobil-mobil perusahaan biasanya lebih banyak bermil-mil daripada mobil pribadi, yang meningkatkan biaya. Itu
- Pertimbangkan total biaya mobil selama waktu yang Anda miliki. Jalankan perhitungan untuk pembelian dan sewa guna usaha, termasuk biaya sewa atau pinjaman, perkiraan jarak tempuh, pemeliharaan, dan pemeliharaan. Juga pertimbangkan arus kas dalam total biaya - ketika Anda harus melakukan pembayaran dan biaya pada akhir sewa. Akhirnya, pertimbangkan nilai mobil di akhir sewa vs. periode kepemilikan. Dan jangan lupa pajak (dibahas lebih rinci di bawah).
Jika Anda ingin mencoba menghitung biaya sewa kendaraan, Anda dapat menggunakan kalkulator sewa mobil ini dari Bankrate.com.
Anda perlu mengetahui:
- Harga Eceran yang Disarankan Produsen (MSRP)
- Harga akhir dinegosiasikan dari kendaraan
- Uang muka, jika ada
- Tarif pajak penggunaan (penjualan) di wilayah Anda
- Panjang sewa
- Tarif pinjaman mobil baru (juga tersedia di Bankrate.com)
- Nilai mobil di akhir istilah (nilai sisa).
Menegosiasikan Sewa Mobil Perusahaan
Ketika Anda duduk untuk menegosiasikan sewa mobil perusahaan dengan dealer mobil, Anda mungkin akan ditawarkan dua opsi: sewa terbuka dan sewa tertutup.
Sewa Terbuka vs Sewa Tertutup
Kontrak sewa terbuka digunakan terutama untuk sewa kendaraan komersial (bisnis). Dalam jenis sewa ini, lessee membayar selisih antara nilai sisa (nilai dijual kembali) dan nilai penjualan kembali sebenarnya di akhir sewa. Jika kendaraan didorong lebih dari perkiraan, penjualan kembali sebenarnya bisa rendah, sehingga meningkatkan biaya untuk penyewa. Sebaliknya, pada akhir sewa tertutup, lessee hanya membayar jarak tempuh ekstra dan kerusakan luar biasa.
Nilai Sisa Kendaraan yang Dibeli
Ini adalah istilah yang digunakan dalam sewa mobil. Ini menggambarkan nilai mobil di ujung sewa. Istilah "nilai sisa" juga digunakan untuk menggambarkan jumlah bisnis yang diharapkan untuk menjual aset pada akhir masa manfaatnya.
Nilai sisa adalah fungsi dari jumlah dan tingkat depresiasi pada mobil atau aset bisnis lainnya. Semakin banyak aset terdepresiasi, semakin sedikit nilai sisa akan berada di akhir sewa.
Nilai sisa memiliki hubungan dengan pembayaran. Jika nilai sisa pada akhir sewa tinggi, pembayaran bulanan akan lebih kecil, dan sebaliknya. Tetapi nilai sisa adalah jumlah yang harus Anda bayar pada akhir sewa mobil jika Anda ingin membeli mobil, jadi mungkin tidak menguntungkan bagi Anda untuk memiliki nilai sisa yang tinggi.
Pertimbangkan Sewa Jangka Panjang
Sewa jangka pendek lebih mahal daripada sewa jangka panjang, karena nilai sisa turun lebih cepat dalam 24 bulan pertama. Ini masuk akal, karena setiap kendaraan terdepresiasi lebih cepat di awal daripada di kemudian hari. Istilah sewa biasanya untuk 24, 36, atau 48 bulan. Lihatlah garansi "bumper-to-bumper" pada kendaraan dan jangan memperpanjang sewa melewati tanggal ini.
Perkirakan Jarak Tempuh Sebelum Leasing
Sebelum Anda menyewa, Anda akan membutuhkan perkiraan jarak tempuh tahunan untuk penggunaan mobil Anda.
Sebuah sewa biasa mungkin memiliki batas tahunan 12.000 mil, tetapi jika Anda berpikir Anda akan berjalan di lebih dari 12.000 mil setahun, ada baiknya membayar ekstra untuk jarak tempuh tambahan. Jika tidak, Anda harus membayar untuk jarak tempuh tambahan yang digunakan di akhir sewa.
Biaya Sewa dan Pembayaran Tambahan
Dealer ingin menambah biaya, seperti biaya akuisisi (yang sebanding dengan poin pada hipotek). Cobalah untuk menegosiasikan biaya ini keluar atau turun; mereka hanya biaya tambahan, sering tersembunyi. Dealer juga mungkin meminta pembayaran di muka (terdengar seperti setoran atau uang muka, bukan?).
Sewa Mobil dan Pajak Perusahaan
Seperti biasa dalam masalah keuangan bisnis, pajak harus dipertimbangkan, dan memaksimalkan pemotongan adalah yang paling penting. Pajak penghasilan. Kendaraan sewaan tidak disusutkan, tetapi biaya mengemudi bisnis untuk mobil sewaan dapat dikurangi, dalam keadaan tertentu dan dengan batas.
- Pertama, mobil harus dikemudikan 50% atau lebih untuk tujuan bisnis (dan Anda harus dapat membuktikan jumlah bisnis mengemudi setiap tahun). Hanya bagian penggerak bisnis dari biaya yang dapat dikurangkan.
- Kemudian, Anda harus menggunakan metode biaya yang sebenarnya (bukan pengurangan standar) untuk menghitung pemotongan mengemudi, untuk mengurangi biaya pembayaran sewa.
- Akhirnya, kendaraan dengan nilai lebih tinggi dapat dikenakan apa yang disebut IRS sebagai "jumlah inklusi," yang sebenarnya merupakan pengurangan dalam pengurangan untuk biaya sewa. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang jumlah inklusi ini di Publikasi IRS 463 , di bawah "Leasing a Car."
Pajak Penjualan. Anda tidak bisa keluar dari membayar pajak penjualan negara dengan sewa, jadi menjaga harga tetap rendah akan membantu Anda membayar lebih sedikit untuk pajak penjualan.