5 Tips Melakukan Ulasan Karyawan

Salah satu alat yang paling sering diabaikan dalam manajemen ritel adalah tinjauan karyawan. Sering kali, satu-satunya alasan kita duduk bersama seorang karyawan adalah ketika ada masalah. Dengan kata lain, ketika karyawan memberi kita sakit kepala. Tetapi intinya adalah, kita cenderung meremehkan pentingnya umpan balik karyawan.

Karyawan hari ini (terutama generasi millennial) umpan balik dari umpan balik. Mereka mendambakannya. Mereka ingin tahu bagaimana performanya.

Dan mereka ingin tahu lebih sering dari sekali per tahun. Jadi kembangkan kebiasaan memberikan umpan balik karyawan secara teratur. Ini membantu membuat tinjauan tahunan yang jauh lebih produktif. Ulasan tahunan tidak boleh menyertakan apa pun yang merupakan kejutan bagi karyawan. Mereka seharusnya sudah tahu apa yang akan terjadi karena Anda memberi mereka umpan balik yang bagus secara teratur sepanjang tahun.

Berikut adalah 5 kiat untuk membantu Anda melakukan tinjauan karyawan yang luar biasa.

Persiapkan Karyawan

Anggap saja seperti ini, karyawan tidak bersemangat seperti Anda berbicara tentang kinerja mereka. Atur panggung dengan memberi tahu mereka apa yang akan terjadi. Anggap saja sebagai agenda lisan. Ini membantu membuat mereka merasa nyaman. Menggunakan frase seperti "ini adalah bagian dari budaya kami" atau "kami menghargai karyawan kami sehingga kami meluangkan waktu untuk berbicara tentang kinerja." Jika tidak, mereka mungkin berpikir Anda akan memecat mereka. Biarkan mereka tahu tujuan dari peninjauan ini untuk membantu mereka meningkatkan dan bahkan menghasilkan lebih banyak uang.

Seimbangkan Baik dengan yang Buruk

Bahkan karyawan terbaik Anda masih memiliki bidang perbaikan. Tetapi pastikan karyawan Anda yang terburuk tidak meninggalkan ruangan dengan perasaan kalah atau bahwa kariernya telah berakhir bersama Anda. Bayangkan sebuah ulasan di mana manajer memukul karyawan dengan komentar negatif setelah komentar negatif.

Dan pada akhirnya mengatakan sesuatu yang merendahkan seperti, "Saya sangat menghargai Anda berada di tim kami." Mulailah dengan membagikan beberapa cara Anda benar-benar menghargai karyawan di toko Anda. Jujur dan berikan contoh spesifik. Jangan pernah mengatakan sesuatu seperti, "Saya suka sikap Anda." Karyawan tidak tahu apa artinya itu.

Mulai Dengan Umpan Balik Karyawan

Kecenderungan kami adalah untuk membagikan apa yang kami pikirkan terlebih dahulu, tetapi coba izinkan karyawan untuk meninjau sendiri. Minta mereka untuk merangkum "posisi tertinggi dan terendah" mereka untuk musim ini. Jika Anda melakukan ini dengan benar, Anda dapat membangun dari apa yang mereka berikan kepada Anda. Ini juga mengubah ulasan menjadi dialog versus unduhan. Kritik terhadap diri sendiri selalu jauh lebih kuat daripada kritik dari orang lain.

Taruh Semua dalam Tulisan

Ada pepatah lama, jika tidak tertulis, itu tidak terjadi. Jangan menembak dari pinggul atau hanya "mendiskusikan" kinerja. Gunakan dokumentasi untuk mendukung semua yang Anda katakan.

Gunakan Data dan Metrik Nyata

Tidak ada yang lebih membuat frustrasi daripada mendengar seseorang berkata Anda tidak melakukan pekerjaan dengan baik tanpa membuktikannya. Misalnya, memberi tahu karyawan bahwa penjualan asesorisnya tidak aktif, tetapi ketika Anda memberi tahu dia persentase aksesori toko adalah 10% dan itu adalah 3%, maka itu jauh lebih berdampak. Setiap kali Anda membuat pernyataan tanpa data untuk mendukungnya, itu dicurigai di benak karyawan dan oleh karena itu ia dapat meniadakan umpan balik Anda.