Investigasi Kecelakaan / Insiden Merupakan Elemen Kunci dari Program Keselamatan Anda
Penyelidikan insiden merupakan komponen penting dari program kesehatan dan keselamatan kerja, dan bagian penting dari membangun budaya keselamatan kerja yang sukses.
Gambaran investigasi kecelakaan ini bersifat umum, yang dirancang untuk memberikan gambaran umum tentang proses tanpa memandang yurisdiksi.
Alasan untuk melakukan penyelidikan insiden sering termasuk:
- Pemenuhan persyaratan hukum
- Menilai kepatuhan dengan prosedur keselamatan yang ditetapkan
- Pencegahan kecelakaan di masa depan yang bersifat serupa
- Mengaktifkan pemrosesan klaim kompensasi pekerja
- Menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan
Mengambil langkah mundur, kecelakaan dapat digambarkan sebagai kejadian yang tidak diinginkan yang menyebabkan cedera atau kerusakan properti. Insiden dapat digambarkan sebagai kejadian yang tidak diinginkan yang tidak mengakibatkan cedera atau kerusakan properti. Selain itu, bahaya dapat digambarkan sebagai potensi bahaya, sementara risiko didefinisikan sebagai kemungkinan bahaya benar-benar terjadi. Istilah lain seperti “Near miss” digunakan untuk menggambarkan insiden yang bisa dengan mudah berakhir menjadi kecelakaan serius.
Beberapa yurisdiksi menghindari penggunaan istilah "kecelakaan", karena istilah terakhir menyimpulkan bahwa peristiwa itu tidak dapat dihindari. Mereka memilih untuk menggunakan "insiden" sebagai gantinya, menunjukkan bahwa sebagian besar peristiwa dapat diprediksi dan dapat dicegah. Sejauh risiko dikelola, ada kemungkinan kecil terjadi kecelakaan.
Kedalaman investigasi harus sesuai dengan keseriusan situasi dalam hal cedera aktual atau potensial.
Mencari untuk Menentukan Penyebab Akar
Di masa lalu, investigasi kecelakaan secara khusus berfokus untuk menetapkan kesalahan daripada menemukan akar penyebab, yang jika ditangani, dapat mengurangi kemungkinan kecelakaan serupa di masa depan.
Memilih Tim Investigasi
Investigasi harus dilakukan oleh seseorang yang akrab dengan tempat kerja, serta memiliki seseorang yang telah dilatih dalam proses investigasi kecelakaan. Biasanya, pengawas langsung terlibat, meskipun tingkat partisipasi manajemen akan sering dipengaruhi oleh keseriusan kecelakaan. Semakin serius kecelakaan itu, semakin besar kemungkinan bahwa manajer senior akan berpartisipasi. Partisipasi pekerja juga membantu dalam penyelidikan yang efektif. Pekerja seperti itu harus terbiasa dengan pekerjaan yang sedang dilakukan. Ini sering termasuk, tetapi tidak terbatas pada perwakilan kesehatan dan keselamatan, perwakilan serikat pekerja atau lainnya. Selain itu, para ahli dari luar dapat dipanggil untuk berpartisipasi. Investigasi diperkuat oleh perspektif orang lain yang memiliki pengetahuan tentang tempat kerja dan prosedur penyelidikan.
Proses Investigasi Insiden
Proses investigasi insiden mencakup enam langkah penting. Ini termasuk:
- Investigasi kecelakaan itu
- Identifikasi penyebab langsung dan akar
- Pengungkapan temuan
- Pengembangan rencana tindakan korektif
- Pelaksanaan
- Tindak lanjut tinjauan dan revisi seperlunya
Investigasi yang tepat waktu
Untuk melakukan penyelidikan awal yang benar, itu harus dilakukan sesegera mungkin setelah kecelakaan. Persediaan umum yang berguna bagi penyidik akan mencakup barang-barang seperti kamera, pita pengukur, senter, kertas, formulir penyelidikan insiden dan pensil. Investigasi awal akan melibatkan mengamankan adegan sebanyak mungkin setelah membantu pekerja yang terluka, merekam bukti fisik, dan kemudian mewawancarai pekerja.
The Six W's adalah salah satu metodologi sederhana namun terbukti yang membantu para penyidik lapangan membangun pemahaman yang kuat tentang acara:
- Tentang siapa itu?
- Apa yang terjadi?
- Di mana itu terjadi?
- Kapan itu terjadi?
- Kenapa ini terjadi?
- Bagaimana hal itu terjadi?
Menemukan Penyebab Langsung dan Akar
Faktor tempat kerja dinilai untuk melihat apakah mereka telah berkontribusi faktor. Faktor-faktor tersebut termasuk:
- Faktor orang
- Faktor material
- Faktor lingkungan
- Faktor sistem manajemen
- Faktor Pekerjaan / Proses Tugas
Dalam menentukan penyebab suatu insiden, seringkali lebih mudah untuk mengidentifikasi penyebab langsung daripada akar penyebabnya. Dengan pemikiran ini, satu pendekatan yang umum digunakan adalah menggunakan teknik Tiga Mengapa. Misalnya, penyebab langsung seorang karyawan tergelincir mungkin karena lantai yang basah (mengapa karyawan itu terluka). Berikutnya mengapa mungkin "Mengapa lantai basah." Ketika menemukan bahwa sampah daur ulang organik bocor cairan, pertanyaan berikutnya mungkin "Mengapa bocor bin?" Melalui proses tersebut, rekomendasi dari komite mungkin untuk memperbaiki atau mengganti tempat sampah agar tidak bocor. Selain itu, peneliti dapat merekomendasikan tindakan sementara untuk mengurangi risiko sampai tempat sampah diganti - mungkin memindahkan sampah. Rekomendasi lain mungkin untuk pemeriksaan sampah yang dijadwalkan untuk memastikan bahwa mereka tidak bocor.
Meskipun ini merupakan ilustrasi yang cukup sederhana, teknik seperti Six W dan Three Why dapat digunakan untuk menyelidiki banyak kecelakaan bersamaan dengan langkah-langkah investigasi dasar yang diuraikan di atas.
Sumber Daya Investigasi Kecelakaan
Dua sumber yang bermanfaat untuk investigasi kecelakaan termasuk OSHA dan WorkSafe Alberta Incident Investigation Guide .